Tuesday, January 3, 2012

Bisnis Online, Solusi Masalah Pengangguran


Pengangguran memang memang menjadi masalah yang pelik di negeri ini. Setiap tahun banyaknya pengangguran terbuka makin tak terkendali. Hal ini disesabkan pertumbuhan lapangan kerja yang tak bisa mengimbangi laju pertambahan penduduk. Tapi, tahukah anda? Bahwa sebenarnya banyak lapangan kerja yang ada di sekitar kita, namun tidak kita sadari. Kita tentu sudah sangat familiar dengan dunia internet. Kita bisa memanfaatkan internet untuk kegiatan yang lebih produktif ketimbang hanya ber jam jam menghabiskan waktu untuk browsing,atau chat yang gak jelas.

Bisnis online, atau pun online earning (mencari uang melalui internet) sangat bervariasi. Bisnis ini sangat potensial untuk mengentaskan masalah pengangguran.
Banyak kelebihan yang dimiliki oleh bisnis online dibanding denganusaha di dunia nyata.Antara lain :



• Banyak pilihan
Bisnis online sangat banyak macamnya. Ada adsense, forex, affiliasi dll. Semuanya tergantung kemampuan dan kemauan anda mau terjun di sector yang mana.

• Modal Relatif sedikit
Ini point yang paling saya suka, bahwa bisnis online bisa berjalan bahkan tanpa modal. Lain halnya dengan bisnis yang dijalankan di dunia nyata. Asal ada koneksi internet, anda sudah bisa menjalankan bisnis online. Anda hanya perlu mempelajari bisnis tersebut dari artikel artikel online.

• Tidak Mensyaratkan Keahlian Khusus
Yang anda butuhkan saat memulai terjun ke dunia bisnis online hanyalah, semangat belajar, rajin dan tekun berusaha. Bisnis online sangat mudah dijalankan (teorinya) karena kita bisa menemukan tutorial ataupun guru di forum-forum online. Dan itu pun juga gratis.

• Tak Ada Batasan Usia
Beberapa program online earning memang mensyaratkan anggotanya sudah berusia minimal 18 tahun. Tapi yang namanya dunia maya, kita bisa saja memanipulasi data tanpa sepengetahuan mereka seperti halnya Facebook. Jadi untuk memulai bisnis online siapa saja bisa terjun ke dalamnya, bahkan saya pernah menemukan anak SMP yang sudah lumayan sukses berjualan Dropshiping.

• Pasar Yang Luas
Karena cakupannya global, saya rasa bisnis online tidak ada matinya. Ada saja tren yang muncul setiap harinya. Membuat peluang di bisnis ini sangat banyak.

• Waktu Yang Fleksibel
Di sini lah enaknya kerja yang tidak etrikat aturan seperti halnya menjadi karyawan kantor, kita bebas mau kerja kapan saja sesuka kita (tetapi harus konsekuen ya). Mau sambil tiduran, nonton tv juga bisa.

Tapi ada kekurangan bisnis online yang juga harus anda perhatikan, antara lain:

• Banyaknya Program Scam
Ini lah salah satu momok yang paling di benci oleh para pelaku dunia online,adanya scam (program yang tidak membayar). Jadi anda harus benar benar teliti dan jeli dalam memilih program bisnis. Ada baiknya anda aktif di forum forum bisnis agar tak terjebak program tersebut

• Penghasilan Yang Tidak tetap
Satu hal yang perlu anda camkan, gahwa yang namanya usaha tidak ada yang namanya instan. Semuanya butuh proses, ada kalanya sehari tanpa pemasukan namun kadang kala sehari bisa meraup puluhan dollar.

Itu tadi sedikit gambaran tentang dunia bisnis online yang saya rasa bisa saja menjadi solusi mengatasi masalah pengangguran yang semakin banyak. Karena saya yakin mayoritas orang sudah terbiasa menggunakan internet.


Baca Selanjutnya.....

Belanja Online Makin Seru!


Gerai online makin mewabah, seiring dengan meningkatnya penggunaan internet. Dengan memanfaatkan jejaring sosial, blog, atau situs yang dibuat khusus pengelola, mereka dengan percaya diri berusaha merebut pelanggan mal dan toko-toko pada umumnya.

"Dengan kondisi jalanan yang macet, aktivitas yang padat, orang sekarang mungkin lebih memilih berbelanja online dibandingkan pergi ke mal untuk mendapatkan tren terbaru," ujar Dewi Kauw, pemilik butik online, Gisellefashion.com, saat ditemui beberapa waktu lalu.



Meski terbilang lebih mudah dan murah dalam menjajakan barang dagangan, bukan berarti bisnis seperti ini tidak memiliki hambatan. "Hambatan terbesar itu adalah mendapatkan kepercayaan dari calon pembeli karena itu toko online harus mementingkan servis, kecepatan dan ketepatan barang yang dijual," ujar Dewi.

Menurutnya, kualitas barang tidak boleh kalah dari barang yang dijual di butik-butik dan harus sama dengan gambar yang terpampang di halaman situs. Jasa yang ditawarkan pengelola pun, harus menarik.

Jika toko-toko dapat memastikan kepuasan dalam berbelanja, toko online pun harus demikian. Karenanya, tidak heran jika Dewi menawarkan banyak jasa demi kenyamanan pelanggannya berbelanja seperti melakukan proses fitting agar gaun yang dibeli dapat pas dengan tubuh pelanggannya.

"Proses fitting baju dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja," kata Dewi.

Ia pun mengaku tak segan memberikan solusi padu padan untuk pelanggannya yang kebanyakan para sosialita. Tak hanya Dewi Kauw yang merasakan manfaat internet untuk berdagang secara online. Merek seperti Cotton Ink, I wear Up, Body&Soul, Wonder Shoe, Shopatvelvet.com, Petite Cup Cakes, Flats for Jade, bahkan brand sekaliber Topshop pun mencoba menjaring pelanggan yang tidak suka atau tidak punya waktu ke pusat perbelanjaan.
Jadi, hanya dari satu tempat Anda bisa mendapatkan keperluan dari ujung rambut hingga ujung kaki. Selamat berbelanja!
• VIVAnews

Baca Selanjutnya.....

Langkah Aman Ikut Bisnis Investasi Online


Bisnis investasi online belakangan ini semakin marak. Berkembang dan rupa-rupa bentuk. Ada sistem emas berjangka dan ada pula yang mengunakan valuta asing. Selain menjanjikan keuntungan yang besar, bisnis ini juga dianggap praktis karena dilakukan secara real time di internet.

Namun, investasi online ternyata tidak aman atau sering dijadikan modus penipuan berkedok investasi oleh sejumlah orang. Beberapa waktu lalu, pedangdut Annisa Bahar mengaku tertipu bisnis ini hingga Rp1,5 miliar.



Trader dan analis investasi emas, Mulyadi Tjung menyarankan, bagi investor yang akan menanamkan investasi pada perusahaan-perusahaan investasi online sebaiknya waspada.

Mulyadi membagikan pengalaman pribadinya, ketika akan melakukan investasi. Pertama, jika ada perusahaan yang menawarkan imbal hasil atau keuntungan melebihi bunga/obligasi deposito dan mengklaim tidak ada risiko, baiknya langsung harus dihindari.
Kedua, lanjutnya, konsumen sebaiknya mencari informasi dulu sebelum berinvestasi. Misalnya, googling dengan mengetik "korban+nama perusahaan", maka akan muncul informasi selengkap-lengkapnya.

"Jadi, money game seperti ini sudah ada dari dulu, misalnya probest, Ad Farm, dan banyak lagi. Makanya, harus waspada," ujarnya, kepada VIVAnews.com, di Jakarta, Rabu.
• VIVAnews





Baca Selanjutnya.....